Kedudukan auditing

Penjelasan:

      • Akuntansi dan auditing merupakan ilmu yang saling terkait, namun akuntansi lebih menekankan pada konstruktifnya, sedangkan auditing menekankan pada segi analitis. Akuntansi adalah suatu proses menghasilkan data dan informasi dalam bentuk financial statement. Sedangkan auditing adalah suatu proses mengevaluasi informasi dan menghasilkan kesimpulan (opini/rekomendasi) yang membandingkan antara fakta dan kriteria.

  • Tahapan audit terjadi setelah tahapan akuntansi selesai dilaksanakan, karena dalam melakukan audit diperlukan laporan keuangan yang merupakan hasil akhir dari proses akuntansi.
  • Pelaksanaan kegiatan auditing berdasarkan pada Standar Auditing yang telah ditentukan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Kegiatan auditing menghasil sebuah laporan yakni laporan audit. Laporan ini bertujuan untuk mengevalusi kegiatan audit dan bukti-bukti audit yang bertujuan untuk meningkatkan pengendalian intern suatu entitas usaha. Laporan audit juga merupakan laporan interpretasi dan opini auditor atas kelayakan hasil pelaporan keuangan yang berdasarkan standar audit.
  • Dalam pelaksanaan audit, auditor menggunakan GAAP atau IFRS dalam penentuan kriteria dan pedoman teknis dalam penyusunan pelaporan keuangan terhadap kesesuaian prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku. Selain itu, pelaksanaan audit menuntut independensi auditor dalam pelaksanaan kegiatannya.